Sebuah Penghargaan bagi Pejuang Lingkungan
Dalam pemberian penghargaan Kehati Award, 26 Mei 2009, tampillah pejuang-pejuang lingkungan yang dengan gigih menjaga lingkungannya untuk tetap lestari. Aksi nyata mereka dalam menjaga kelestarian lingkungan patut dihargai dan dilanjutkan.
Salah satunya adalah Prakarsa Lestari Kehati dimenangkan oleh Masyarakat Adat Hutan Wonosadi Gunung Kidul, DIY, yang berhasil menyelamatkan hutan adat seluas 25 Ha menjadi hutan yang hijau dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Upaya pelestarian melalui budaya dan kearifan masyarakat ini dirintis sejak 44 tahun yang lalu.
Belajar dari pengalaman ini, kita menyadari bahwa perbaikan kondisi lingkungan memerlukan waktu yang lama.Untuk itu menjaga kelestarian lingkungan adalah tanggungjawab setiap bagian masyarakat dan amanah bagi tiap generasi. Banyak hal yang dapat dilakukan, contohnya para pemenang Kehati Award yang telah melakukan Pelestarian satwa langka penyu hijau di Pulau Luar, Pemafaatan Keanekaragaman Hayati sebagai obat herbal dan meningkatkan perekonomian, Mengembangkan pertanian ramah lingkungan, dan produksi batik dengan pewarna alami.
Satu yang spesial adalah Sahabat Alam, kelompok anak-anak yang peduli lingkungan. Sahabat Alam menjadi pemenang kategori Tunas Lestari Kehati, dalam program edukasi untuk anak-anak melalui aksi peduli lingkungan untuk melestarikan Alam dan lingkungan. Semoga gaung kepedulian lingkungan yang sangat marak akhir-akhir ini dan munculnya ecotrend sebagai bentuk pemahaman dan gaya hidup peduli lingkungan semakin mendorong munculnya pejuang-pejuang lain.(nw)

